Dalam pelaksanaannya, pembangunan ini akan menyasar sejumlah infrastruktur publik vital. Plt Pati Risma Ardhi Chandra. menjelaskan, perbaikan mencakup penataan trotoar bagi pejalan kaki, normalisasi drainase untuk mencegah genangan, serta peningkatan lampu penerangan jalan umum.“InsyaAllah nanti Januari atau Februari sudah dimulai penataan koridor Panglima Sudirman dari Alun-alun sampai Puri. Nanti ditata sedemikian rupa menjadi lebih bagus oleh Bapak Menteri PU dengan anggaran sebesar Rp20 miliar,” ungkap Plt Pati Risma Ardhi Chandra.
Selain itu, aspek kebersihan dan estetika juga menjadi prioritas. Proyek ini akan menyertakan sistem pengolahan sampah dan penataan taman di sepanjang koridor jalan tersebut.“Jadi yang ditata semuanya. Ditata trotoarnya, drainasenya, lampu penerang jalan, pengolahan sampah, tamannya. 2027 akan dilanjutkan di koridor jalan di kota Pati,” jelasnya.Penataan wajah kota Pati tidak akan berhenti di tahun 2026. Menurut Chandra, program ini sejalan dengan masuknya Kabupaten Pati dalam Surat Keputusan (SK) Kementerian PU terkait program pengembangan kawasan perkotaan.
Pihaknya juga telah mengusulkan Kecamatan Juwana untuk masuk dalam skema pengembangan serupa. Langkah ini diambil mengingat luas wilayah Kabupaten Pati yang cukup besar di Jawa Tengah, sehingga memerlukan sentuhan modernisasi yang merata.“Tapi kota Pati belum bertransformasi menjadi kota yang modern. Maka kita tata kota Pati ini akan menjadi perkotaan,” pungkasnya.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengungkapkan, pengerjaan proyek strategis ini dijadwalkan mulai berjalan pada Januari atau Februari tahun ini. Penataan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperindah wajah kota agar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat. Red
